Kebahagiaan

Januari 16, 2009 at 1:04 pm 1 komentar

Semoga tulisan ini menyapa Sahabat semua dalam detik-detik pergantian tahun dengan perasaan berbahagia, yang dapat memberi kekuatan untuk mencemerlangkan diri dan orang-orang terkasih.

Kebahagiaan itu sederhana.

karena,

Bila kekayaan tidak membahagiakan semua orang kaya,

dan bila kemiskinan tidak menyedihkan semua orang miskin;

maka kebahagiaan pasti tidaklah harus sesuatu yang bersifat spektakuler dan ekstrem.

sehingga,

Bila Anda kalah dalam besar-nya, maka menang-lah dalam nilai-nya.

Biarlah mereka berbesar-besar, karena Anda juga menjadi lebih bernilai

(Mario Teguh – Deciding to be Happy)

Mungkin pernah kita mendapati pertanyaan : Apakah yang kau cari di kehidupan ini ?

Dan seringkali pula kita memberikan jawaban : Yang ku cari dalam kehidupan ini adalah Kebahagiaan.

Terkadang setelah menjawabnya, kita sendiri akan termenung, apa arti kebahagiaan sebenarnya bagi diri ini.

Dan bila kita diminta untuk mendefinisikan kebahagiaan menurut pemikiran kita, maka kita akan mengerutkan dahi dan mulai menyebutkan satu per satu definisi “kebahagiaan” umum yang ada.

Namun yang terkadang luput dari kesadaran kita adalah,

Kebahagiaan bukan terletak diluar diri, ia ada di dalam diri.

Kebahagiaan bukan untuk dikejar, ia ada untuk diputuskan.

Kebahagiaan tidak mensyaratkan sesuatu yang belum kita miliki.

Kebahagiaan lahir dari penghargaan terhadap yang telah kita miliki.

Pribadi yang paling berbahagia adalah pribadi yang memberikan standar rendah untuk target kebahagiaannya, namun menuntut standar tertinggi dalam pencapaian kebahagiaannya.

Pribadi yang sulit berbahagia adalah pribadi yang memberikan standar tinggi untuk target kebahagiaannya, namun menuntut standar rendah dalam pencapaian kebahagiaannya.

Pribadi yang paling bersedih hati adalah pribadi yang memberikan standar masa lalu untuk target kebahagiaannya, sehingga tidak memungkinkannya untuk kembali dalam dimensi waktu untuk mencapai kebahagiaannya.

Orang yang memandang senyum kasih dari istri/suami dan anak-anaknya di pagi hari sebagai syarat dari kebahagiaannya, akan mendapat kekuatan untuk melakukan semua pekerjaan-pekerjaan besar, yang dapat menghantarkan kedamaian kepada istri/suami dan anak-anaknya untuk terus tersenyum kepadanya di pagi hari.

Orang yang mengejar standar harta sebagai syarat dari kebahagiaannya, akan mengharuskan dirinya untuk melakukan semua pekerjaan-pekerjaan besar agar dapat mengatasi kekurangan yang dirasakan saat ini, untuk terus menjadikan kekurangannya sebagai semangat dalam mencapai tingkatan harta tersebut.

Orang yang membayangkan keadaan yang ingin dicapainya pada masa yang telah berlalu sebagai syarat dari kebahagiaannya, akan menyesalkan dirinya atas hilangnya semua pekerjaan-pekerjaan besar yang tadinya dapat menghantarkan kedamaian kepadanya untuk merasa bahagia.

Jika anda mampu untuk melihat masa lalu tanpa penyesalan.

Jika anda mampu untuk menjalani masa kini dengan bahagia.

Jika anda mampu untuk melihat masa depan tanpa rasa ragu.

Maka anda telah menjadi pribadi yang utuh

(Mario Teguh – If Tommorow Never Comes)

Didalam proses pembentukan menuju pribadi yang utuh tersebut, ia akan diberikan pengertian :

Kebahagiaan sejati bukan didapat pada saat kita menerima, namun Kebahagiaan sejati didapat pada saat kita memberi.

Kebahagiaan merupakan muara dari mengalirnya semua tindakan-tindakan kita.

Dan apabila kita memiliki tujuan yang jelas, maka arah dari semua tindakan-tindakan kita akan kembali pada satu titik, yakni Kebahagiaan kita.

Sehingga terbentuklah “lingkaran kebahagiaan” , yang akan terus-menerus menjadi sumber semangat kita.

Karena :

Diri yang berbahagia akan lebih mudah untuk bersemangat,

Diri yang bersemangat akan lebih mudah untuk berhasil, dan

Diri yang berhasil akan lebih mudah untuk berbahagia.

Seorang tetua yang bijak pernah mengatakan bahwa :

“Rahasia kebahagiaan adalah melihat semua keindahan dunia, tanpa melupakan keindahan yang ada pada diri.”

Berilah diri kita kedamaian dengan tidak memberikan beban yang berat kepadanya untuk merasa bahagia.

Dengannya sebenarnya kita telah membangunkan lingkaran kekuatan besar yang ada dalam diri ini, guna membahagiakan orang-orang terkasih dan diri sendiri.

Bila Anda telah berlaku jujur, bekerja keras, melayani kebutuhan orang lain

sebagai cara memenuhi kebutuhan Anda dan keluarga,

dan melakukannya dengan ikhlas sebagai pelayanan kepada kehidupan –

Anda tidak mungkin tidak berbahagia

(Mario Teguh – Kita hanya Sepenting Nilai Kita bagi Orang lain)

Semoga tulisan ini dapat menambah perasaan bahagia yang dapat memberi kekuatan untuk mencemerlangkan diri dan orang-orang terkasih.

Entry filed under: Mario Teguh. Tags: , .

Tiga Hal Penting, Tetapkan Tujuan Anda di 2009 3 Menu Pembuka untuk Membuat Bisnis Internet anda Meroket

1 Komentar Add your own

  • 1. ces  |  Februari 7, 2009 pukul 10:39 am

    thanxs.. tulisannya membauat aku termotivasi…sukses selalu

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Most Recent Posts


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.